| by eddye | No comments

Termometer Digital Untuk Anak

Mengetahui suhu tubuh juga sebagai cara antisipasi, apakah perlu penanganan lebih lanjut saat demam atau memang tidak. Mengukur suhu tubuh anda agar tepat bisa dilakukan dengan cara menggunakan termometer. Apa itu termometer? Dibawah ini penjelasan dan beberapa jenis alat pengukur suhu tubuh yang harus Anda tahu. Termometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu badan. Ada termometer digital dan ada yang manual. Termometer manual alias termometer analog biasanya terdiri atas tabung, penanda, dan zat yang bisa bereaksi dengan suhu tubuh. Adapun beberapa zat dalam termometer ada yang bisa berubah warna atau mengembang naik mengisi ruang yang kosong di dalam tabung ketika bereaksi dengan suhu tubuh. Selain itu untuk mengukur suhu tubuh, termometer umumnya juga digunakan di laboratorium atau untuk mengukur suhu udara atau suhu objek lain. Fungsi utamanya ialah sebagai alat pengukur suhu. Berikut ini adalah beberapa jenis termometer yang digunakan untuk mengukur suhu badan.

Alat pengukur suhu badan digital yang satu ini umumnya bisa menunjukkan hasil secara cepat dan juga akurat. Termometer suhu tubuh ini memiliki bentuk dan ukuran yang berbeda-beda. Anda bisa mendapatkannya di apotek, toko obat, atau toko yang menjual alat-alat kesehatan. Pada alat termometer digital ini, diujung alatnya terdapat sensor khusus. Sensor inilah yang akan bekerja membaca suhu tubuh Anda ketika menyentuh tubuh selama beberapa detik. Pada saat menggunakan termometer ini di mulut, Anda cukup meletakkan ujung sensornya di bawah lidah dengan bibir tertutup. Pada saat yang sama anda jangan berbicara, menggigit atau menjilat alat ini. Bernapaslah secara normal melalui hidung. Tunggu hingga Anda mendengar bunyi “beep” atau sinyal lain yang menandakan bahwa hasil pengukuran suhu siap dibaca di layar alat. Metode ini umumnya digunakan pada bayi karena mereka cenderung sulit untuk dapat diam beberapa saat ketika sebuah alat dimasukkan ke dalam mulutnya. Karena itulah mengukur suhu tubuh bayi umumnya dilakukan lewat anus. Sebelumnya, cucilah terlebih dulu ujung alat pengukur suhu badan digital ini dengan sabun dan bilas dengan air dingin dan anda bisa meringkan dengan lap bersih lalu basahi ujung termometer dengan pelumas, seperti petroleum jelly.

Menggunakan alat di bawah lengan atau menghimpitnya di ketiak juga merupakan cara yang sudah umum diketahui. Caranya, lepas baju dan tempatkan setengah alat pengukur suhu tubuh digital ini di antara kedua lengan atau himpitkan di ketiak Anda. Pastikan jika sensor sudah terhimpit di ketiak Anda dan sensor mengenai kulit Anda, bukan baju. Setelah itu tahan selama 2 sampai 3 menit atau sampai sensor berbunyi. Setelahnya, Anda bisa melihat hasil ukur suhu tubuh di layar alat. Pertama, Anda bisa menidurkan bayi di atas permukaan datar, seperti di atas kasur atau pangkuan paha Anda. Buat bayi berada di posisi tengkurap, lalu buka kedua kakinya dari belakang secara perlahan. Setelah menemukan lubang anus, Anda dapat memasukkan termometer ini ke dalam anus perlahan dan diamkan selama 30 detik atau hingga sensor alat berbunyi. Cara kedua, Anda juga bisa meletakkan bayi dengan posisi tidur menghadap ke atas alias telentang. Kemudian bukalah kedua kakinya secara perlahan dan masukkan ke dalam anus selama 30 detik atau sampai bunyi “biip” pada alat terdengar.

Termometer air raksa adalah alat pengukur suhu tubuh manual menggunakan air raksa atau zat merkuri. Alat ini berbentuk tabung gelas berisi air raksa di dalamnya. Anda dapat meletakkannya di bawah lidah untuk mengukur suhu tubuh. Bila diletakkan di bawah lidah, merkuri alias air raksa yang berada dalam tabung gelas akan naik ke ruang kosong dalam tabung. Pada tabungnya, terdapat titik angka penanda suhu. Air raksa yang naik nantinya akan berhenti pada angka yang menunjukkan suhu tubuh Anda. Sayangnya, alat pengukur suhu tubuh manual ini sudah mulai dilarang penggunaannya. Hal ini bertujuan untuk menghindari bahaya paparan merkuri alias air raksa ke dalam tubuh tubuh. Mengingat alat ini diletakkan di lidah, risiko paparan merkuri menjadi lebih tinggi. Ingat juga! Jangan membuang termometer air raksa ini sembarangan. Jangan menggunakan termometer mulut dan anus secara bersamaan. Anda harus memberikan label khusus untuk pemakaian anus (rektal) atau mulut (oral) untuk membedakannya. Pastikan juga kalau Anda sudah mengikut aturan cara pakai untuk mendapatkan hasil yang benar.

Leave a Reply