| by eddye | No comments

Pelaku UMKM Asal Banyuwangi Membagikan Produknya Secara Gratis

Asosiasi Wanita Wira Usaha (Perwira) dari Kabupaten Banyuwangi mendistribusikan kurang lebih. 500 produknya gratis untuk masyarakat. Divisi produk UMKM bertujuan untuk memperkenalkan makanan olahan yang diproduksi langsung oleh pengusaha perempuan ke Banyuwangi.

Puluhan UMKM mendistribusikan produk mereka seperti garing, keripik pisang, penjualan dan berbagai produk makanan dan minuman tradisional lainnya kepada pengguna jalan yang melintasi Jalan A. Yani, tepat sebelum Kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi pada Rabu (14-14-2019).

Petugas UMKM menduga bahwa mereka berdiri di sepanjang jalan, dan kegiatan ini juga untuk memperingati hari UMKM nasional keempat, yang jatuh pada 12 Agustus.

Siti Istikomah sebagai ketua petugas Banyuwangi menyatakan bahwa distribusi produk UMKM ditujukan untuk pengenalan makanan olahan yang diproduksi oleh pengusaha perempuan dari Banyuwangi. Sehingga masyarakat, khususnya di Banyuwangi, diharapkan tertarik dengan kewirausahaan dan tidak tergantung pada lowongan di sektor formal karena Banyuwangi sendiri memiliki peluang besar untuk memulai UKM.

Sejauh ini, ada ratusan produk gizi khusus UMKM di Banyuwangi yang belum sepenuhnya siap, terima kasih kepada masyarakat, terutama generasi muda, yang belum tertarik pada bisnis. “Kami mengatakan bahwa belum banyak yang diteliti karena potensi produk dasar di Banyuwangi sangat tinggi. Bahkan, kami di sini untuk mendorong lebih banyak UKM,” kata Siti.

Siti menambahkan bahwa sebagian besar perekonomian Indonesia saat ini didukung oleh kegiatan kewirausahaan, karena bisnis sebenarnya mampu membantu standar hidup penduduk. Dan saat ini Kabupaten Banyuwangi adalah salah satu daerah maju, sehingga peluang kewirausahaan di sektor UKM cukup tinggi.

“UMKM ini luar biasa, kita berdua tahu bahwa produk domestik bruto di Indonesia lebih dari 65 persen, bahkan penyerapan tenaga kerja lebih dari 95 persen. UMKM luar biasa,” katanya.

Siti berharap produk UMKM Banyuwangi, bersama dengan petugas, dapat terus tumbuh di masa depan dan bersaing dengan produk UMKM yang ada dari berbagai daerah di Indonesia. “Ini adalah doa kami kepada masyarakat Banyuwangi, yang wilayahnya memulai kegiatan wisata. Mari kita bangun Kany Banyuwangi,” kata Siti.

Leave a Reply