| by eddye | No comments

Apakah Anda ingin Memulai Bisnis? Tiru Semangat Muda Perintis Sosial Ayo!

Tentunya banyak dari Anda yang bekerja di sini sebagai karyawan di sebuah perusahaan. Meski menawarkan penghasilan yang cukup stabil, pasti ada titik yang membuat Anda lelah. Jika Anda merasakan titik jenuh dengan apa yang Anda lakukan sekarang, tidak ada salahnya memulai sesuatu yang baru.

Cobalah untuk belajar dari beberapa kandidat sosial-nominasi muda yang sedang membangun bisnis mereka dari bawah ke atas. Temukan ceritanya!

1. Fikri Alyandra telah mengubah sampah menjadi barang berkualitas

Siapa yang mengira bahwa ampas tebu, yang biasanya dibuang atau digunakan sebagai penumpukan ban, masih dapat digunakan sebagai barang berkualitas tinggi. Fikri Alyandra adalah seorang pengusaha real estat yang menangani masalah di lingkungannya. Dia berhasil mengubah hal-hal yang dianggap sampah.

Fikri mengakui bahwa ide bisnisnya dapat membantu mengurangi masalah limbah, katanya dalam sebuah wawancara dengan tim IDN Times.

“Saat ini PARAMPA! Cobalah pergi ke pabrik-pabrik gula karena nilai ekonomisnya di samping PARAMPA!” Kami mampu menyelesaikan masalah limbah dengan mengurangi ampas tebu dan bekas ban bekas, “kata Fikri.

Usahanya untuk mengubah limbah tidak hanya berdampak positif bagi lingkungan, tetapi juga pada masyarakat sekitar.

2. Mengurangi tingkat pengangguran oleh Heran Wijaya melalui punuk pisang

Produksi pisang, jantung pisang dan bahkan tangkai pisang adalah normal. Apakah Anda ingin tahu apa yang berbeda? Saksikan Hera Wijaya dengan punuk pisang atau bagian dari akar yang biasanya dihilangkan ketika pisang dikumpulkan.

Berdasarkan kekhawatirannya tentang banjir beberapa tahun lalu di Indramayu, ia menemukan penyebabnya. Rupanya salah satu alasannya adalah banyaknya petani yang secara tidak sengaja melempar punuk pisang. Dari sini, antusiasmenya tumbuh menggunakan sarang pisang ini, sehingga tidak berserakan dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Bongsang Hera memotivasi para cracker dan teman-teman untuk menyelesaikan masalah ekologi dan sosial. Dengan Bongsang Crackers ia ingin mengurangi pengangguran, yang cenderung tinggi di Jawa Barat. Salah satu caranya adalah dengan mengedukasi masyarakat, bukan melempar punuk pisang.

“Bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian dan Kesehatan, kami telah melakukan uji laboratorium nutrisi untuk menentukan kadar yang terkandung dalam batang pisang, ternyata kandungan nutrisinya sangat tinggi, dan itu juga dapat digunakan pada produk lain seperti tepung dan masker ditransformasikan, “kata Hera.

3. Onia Karlina terjalin untuk generasi berikutnya

Indonesia dikenal dengan kain tradisionalnya dari seluruh Indonesia. Salah satunya adalah kain Doyo oleh Kutai Barat. Agar dapat terus menikmati generasi berikutnya, Onia Karlina melanjutkan semangat leluhur dan membentuk butik Yasera. Tidak seperti butik lain, butik Yasera ini dapat menampung dan memasarkan barang kerajinan dari Doyo-Webern.

Dengan kepekaannya dalam menangkap masalah penenun tradisional, kain Doyo tidak hanya dapat dipasarkan di wilayah Kutai Barat. Sensitivitas ini dapat mempromosikan pemberdayaan pengrajin yang karyanya belum disalurkan. Terima kasih untuk pertarungannya dengan Onia!

Semangat pengusaha ini sangat penting untuk ditiru! Karena antusiasme mereka, yang bukan hanya tentang keuntungan, aktivitas yang mereka lakukan lebih berkelanjutan. Mereka terlibat tidak hanya dalam bisnis mereka, tetapi juga dalam masyarakat sekitar dan lingkungan. Benar-benar fantastis, bukan?

Sekarang, seperti yang Anda ketahui, Fikri, Hera dan Onia adalah di antara 20 finalis yang proposal komersialnya telah menolak ribuan proposal lainnya dalam tahap seleksi kompetisi bisnis bergengsi. Apalagi jika itu bukan secangkir kegembiraan. # Tentukan tujuan Anda. Kapal Api diselenggarakan bekerja sama dengan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF). Kali ini, Kapal Api mencari perintis sosial dengan antusiasme yang besar untuk secara positif mempengaruhi lingkungan sosial.

Setelah menyelesaikan tahap evaluasi, para finalis akan melalui tahap penugasan, yang akan menentukan siapa yang memenuhi syarat untuk mengaktifkan hingga 250 juta rupee dengan bantuan para ahli di bidangnya. Bagi Anda yang ingin tahu tentang kegiatan ke-20 finalis yang melewati tahap evaluasi, lihat informasi lengkapnya di sini. Jika Anda bisa, Anda bisa melakukannya! Ayo # Buat tujuan Anda!

Leave a Reply